Sabtu, 13 Oktober 2012

hidup ini semua dari Allah

WIKIPEDIA : Aku tau semuanya.
FACEBOOK : Aku kenal dengan semua orang.
GOOGLE : Aku punya semuanya.
MOZILA : Tanpa aku kalian tidak bisa di akses.
EXPLORER : Kan gue masih ada.
...
MOZILA : Apaan sih lo, ganggu acara orang aja!
EXPLORER : Lo sih, ngaku-ngaku cuma ada lo sendiri!
INTERNET : Udah-udah! Jangan banyak bacot lo semua, kalo gak ada gue kalian semua gak bakalan ada!
FACEBOOK : Huuu, yang paling sering dikunjungi kan gue, jadi gue yang terbaik.
YAHOO : Facebook, Inget, tanpa gue lo gak bisa buat Email!
GOOGLE : Yahoo, Gue juga bisa buat Email.
INTERNET : zzz... Udah tau gue yg paling hebat :p
KOMPUTER : Gua Paling dewa di sini.
PLN : Bacot lo semua! Gua matiin nih listriknya!
GENSET : tenang aja kan masih ada saya
PLN : diem lu
PERTAMINA : awas kalian semua, saya stop pasokan BBM baru tau rasa lo
SOLAR CELL : tenang kan selama masih ada saya semuanya aman
Matahari : Ettt Gk gw sinarin diem lo
Air, Batubara, Petir dll : MASIH ADA GUA !!!
Bumi : Lo klo gk ada gw pasti gk bakal ada
jagat raya: lo semua kalo gak ada gwe pasti kalian gak bakalan ada....
TUHAN: TANPA SAYA KALIAN SEMUA TIDAK AKAN PERNAH ADA,.
.,.,.,.pada dieemmmm semuaaaa,.,.,.,..

Senin, 01 Oktober 2012

Pengaruh Katalis terhadap Energi Aktivasi

Katalis merupakan suatu zat yang memiliki kemampuan untuk membantu jalannya suatu reaksi kimia, namun katalis sendiri tidak bereaksi bersama sama dengan reaksi kimia tersebut. Jumlah katalis pada awal dan akhir reaksi akan tetap sama.
Sedangkan energi aktivasi sendiri adalah energi minimum yang harus dicapai oleh suatu senyawa kimia untuk melakukan atau bereaksi secara kimia.
Lalu apa hubungan antara energi aktivasi, katalis, dan jalannya suatu reaksi kimia itu sendiri ?

Suatu reaksi kimia akan berlangsung apabila terjadi tumbukan – tumbukan antar partikel dengan energi yang cukup, energi inilah yang disebut dengan energi aktivasi. Tidak semua partikel – partikel pada senyawa kimia dapat bereaksi satu sama lain, hanya partikel – partikel yang memiliki energi aktivasi yang cukup sajalah yang dapat melakukan reaksi, sebagian besar partikel – partikel tersebut tidak memiliki energi aktivasi yang cukup. Nah, untuk kondisi seperti ini diperlukan suatu zat yang memungkinkan semua partikel mencapai energi aktivasinya agar dapat bereaksi satu sama lain, agar laju reaksi menjadi lebih besar. Penambahan katalis sangat diperlukan pada kondisi yang seperti ini, penambahan katalis memberikan perubahan yang berarti pada energi aktivasi. Katalis menyediakan rute khusus untuk jalannya suatu reaksi, jalur khusus ini memiliki energi aktivasi yang rendah, sehingga dapat meningkatkan tumbukan – tumbukan antar partikel. Akibatnya laju reaksi menjadi lebih besar.
tapi perlu diingat katalis hanya mempengaruhi laju pencapaian kesetimbangan, bukan posisi kesetimbangan (membalikkan reaksi). Katalis tidak mengganggu gugat hasil suatu reaksi kesetimbangan dan konsentrasi atau massanya setelah dan sesudah reaksi tetap sama.

Laju Reaksi dan Kesetimbangan Kimia ( SMA kls.2 )

a) Laju Reaksi adalah berkurangnya jumlah pereaksi untuk satuan waktu atau bertambahnya jumlah hasil reaksi untuk setiap satuan waktu.
Ukuran jumlah zat dalam reaksi kimia umumnya dinyatakan sebagai konsentrasi molar atau molaritas (M), dengan demikian maka laju reaksi menyatakan berkurangnya konsentrasi pereaksi atau bertambahnya konsentrasi zat hasil reaksi setiap satu satuan waktu (detik). Satuan laju reaksi dinyatakan dalam satuan mol dmˉ³ detˉ¹ atau mol /liter detik.
b) Stoikiometri laju reaksi
Secara umum untuk reaksi yang dinyatakan dengan persamaan reaksi :
aA + bB → cC + dD
Berlaku :
Laju reaksi = Ι Δ [A] = – Ι Δ [B] = + Ι Δ [C] = + Ι Δ [B]
a Δt bΔt cΔt dΔt
c) Penentuan Laju Reaksi
Penentuan laju reaksi dapat dilakukan dengan cara fisika atau cara kimia. Dengan cara fisika yaitu berdasarkan sifat-sifat fisis campuran yang dipengaruhi oleh konsentrasi campuran , misalnya daya hantar listrik, tekanan (untuk reaksi gas),adopsi cahaya dll.
Sedangkan dengan cara kimia yaitu dengan menghentikan reaksi secara tiba-tiba setelah selang waktu tertentu, kemudian konsentrasinya ditentukan dengan metode analisis kimia.

Laju rata-rata = - Δ [Br 2]
Δt
= - [Br2] akhir- [Br2] mula-mula
t akhir- t awal
* Hukum Laju Reaksi
Dari hasil percobaan-percobaan diketahui bahwa umumnya laju reaksi tergantung pada konsentrasi awal dari zat-zat pereaksi, pernyataan ini dikenal dengan Hukum Laju Reaksi atau persamaan laju reaksi.
Secara umm untuk reaksi :
рA + qB → rC
v = k [A]…. [ B ]…..
Keterangan :
V = Laju reaksi ( mol dm ˉ³ det ˉ¹ )
K = Tetapan Laju Reaksi
m = Tingkat reaksi ( orde reaksi ) terhadap A
n = Tingkat reaksi ( orde reaksi ) terhadap B
[ A ]= Konsentrasi awal A (mol dm )
[ B ]= Konsentrasi awal B ( mol dm )
* Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
1). Teori tumbukan.
2). Konsentrasi
3). Luas permukaan sentuhan.
4). Suhu……..laju reaksi
5). Katalisator.
Ada 2 cara yang dilakukan katalisator dalam mempercepat reaksi yaitu.
a). Pembentukan senyawa antara
b). Adsopsi.
“KESETIMBANGAN KIMIA”
A. Reaksi berkesudahan dan dapat balik
Reaksi kimia berdasarkan arahnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Reaksi berkesudahan satu arah dan dapat balik ( dua arah ). Pada reaksi berkesudahan zat-zat hasil tidak dapat saling bereaksi kembali menjadizat pereaksi. Reaksi kesetimbangan dinamis dapat terjadi bila reaksi yang terjadi merupakan reaksi bolak-balik.
A. Keadaan setimbang.
1). Reaksi bolak-balik.
Suatu reaksi dapat menjadi kesetimbangan bila reaksi baliknya dapat dengan mudah berlangsung secara bersamaan. Proses penguapan dan pengembunan dapat berlangsung dalam waktu bersamaan. Reaksi-reaksi homogen ( Fasa pereaksi dan hasil reaksi sama, misalnya reaksi-reaksi gas atau larutan ) akan lebih mudah berlangsung bolak-balik dibanding dengan reaksi yang Heterogen. Umumnya reaksi heterogen dapat berlangsung bolak-balik pada suhu tinggi.
2). Sistem tertutup
Sistem tertutup adalah suatu sistem reaksi dimana baik zat-zat yang bereaksi maupun zat-zat hasil reaksi tidak ada yang meninggalkan sistem
3). Bersifat dinamis.
Artinya secara mikroskopis berlangsung terus menerus dalam dua arah dengan laju reaksi pembentukan sama dengan laju reaksi baliknya.
A. Hukum kesetimbangan …… tetapan kesetimbangan ( K )
Rumus :…………………………..
Rumusan itu disebut Hukum kesetimbangan, yaitu :
Bila dalam keadaan setimbang maka hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi dipangkatkan koefesiennya dibagi dengan hasil kali konsentrasi zat-zat pareaksi dipangkatkan koefisiennya akan mempunyai harga yang tetap.
a. Makna Harga Tetapan Kesetimbangan.
1). Dapat mengetahui kondisi suatu reaksi bolak balik
2). Dapat mengetahui komposisi zat-zat dalam keadaan setimbang.
a. Harga tetapan kesetimbangan …….. tekanan gas.
Harga tetapan kesetimbangan yang diperoleh berdasarkan konsentrasi diberi lambang Kc, sedangkan untuk tetapan kesetimbangan yang diperoleh dari harga tekanan lambang Kp.
Untuk reaksi setimbang :
Kp = ( Pc )…..( Pd )………
( Pa )…( Pb )…….
Keterangan :
PA : Tekanan Parsial gas A
PB : Tekanan Parsial gas B
PC : Tekanan Parsial gas C
PD : Tekanan Parsial gas D
Berdasarkan Hukum tantang gas ideal PV = n RT dapat dicari hubungan antara Kp dengan Kc
Rumus:…………………..
Sedangkan berdasarkan persamaan gas ideal PV = n RT didapatkan bahwa P = n / v ( RT ) untuk gas besaran n / v adalah merupakan konsentrasi gas dalam ruangan sehingga :
Kp = Kc ( RT )………………………..
Atau
Kp = Kc ( RT ) ……
c). Tetapan kesetimbangan untuk kesetimbangan Heterogen.
Zat-zat yang konsentrasi tetap ( zat padat atau zat cair murni ) tidak tampak pada rumusan harga K
d). Kesetimbangan Disosiasi
Yaitu kasetimbangan yang melibatkan terurainya suatu zat manjadi zat yang lebih sederhana.
e). Pergeseran kesetimbangan
Dikenal dengan Asas Le chatelier yaitu jika dalam suatu sistem kesetimbangan diberi aksi, maka sistem akan berubah sedemikian rupa sehingga pengaruh aksi sekecil mungkin.
Beberapa aksi yang dapat menimbulkan perubahan pada sistem kesetimbangan, antara lain :
- Perubahan konsentrasi
- Perubahan volum
- Perubahan tekanan
- Perubahan suhu.

contoh penerapan laju reaksi dalam kehidupan sehari - hari

1. Laju reaksi itu sgt berkaitan erat dgn luas bidang permukaan....ni contoh penerapan na:


-Ibu di rumah atau pedagang bubur kacang mengiris terlebih dahulu gula merah yang akan di masukan ke dalam bubur kacang.

-Penduduk pedesaan membelah kayu gelondongan menjadi beberapa bagian sebelum dimasukkan ke dalam tungku perapian.

-Penjual gado-gado, lontong, dan pecel terlebih dulu menggerus kacang goreng sebelum dicampurkan dengan bahanain.

-Dalam pembuatan kertas, bahan baku pembuat kertas digerus terlebih dahulu untuk membuat bubur kertas. Agar memperluas pemukaan bidang sentuh sehingga campuran menjadi homogen danreaksi berlangsung sempurna.

-Bahan baku yang sering di tambang, tersedia dalam bentuk butir-butiran kasar. Untuk mempercepat pengolahan selanjutnya, butiran-butiran tersebut dihancurkan sampai halus.


2. Selain itu, laju reaksi jg erat hubungan na sm katalis..tw kn?zat yg bs mmpercepat laju reaksi, tp zat itu sendiri tdk bereaksi...nah, biasanya konsep ini di pake buat industri kayak:

A. INDUSTRI PEMBUATAN AMONIA
Amonia meruapakan zat kimia yang digunakan sebagai bahan baku pada pupuk dan pabrik peledak.
Pada sushu kamar (25 C) reaksi berlangsung lambat. Untuk mempercepatnya harus menggunakan katalis.
Katalis ini ditemukan oleh ahli kimia Jerman, Fritz Haber pada 1905. sehingga proses ini dinamakan Proses Haber.
katalis yang digunakan adalah logam besi yang merupakan katalis heterogen.


B. HHMMM...INDUSTRI PEMBUATAN ASAM NITRAT
-Metode yang sering digunakan dalam industri asam nitrat adalah metode Proses Ostwald, yang dikembangkan oleh ahli kimia Jerman, Wilhelm Ostwald.
-Bahan baku industri asam nitrat adalah amonia. Mula-mula, amonia dibakar pada suhu 800 C.
-Oksida NO terbentuk teroksida dengan cepat membentuk NO .
-Kemudian gas NO diserap oleh air menghasilkan asam nitrit dan asam nitrat.
HNO diubah mnjadi HNO (g) melalui persamaan,
-Gas NO dimasukan kembali ke dalam reaktor dan dioksidasi menjadi NO .


C. INDUSTRI PERMINYAKAN....
-Kebutuhan akan bensin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, Itulah sebabnya perlu dilakukan pengembangan metode distilasi yang menghasilkan bensin.
-Metode yang dikembangkan tersebut, yaitu pemecahan katalis dan alkilasi.
-Katalis yang digunakan, diantaranya asam, oksida alumunium, silikon, dan krom.


D. INDUSTRI ROTI...yummyyy...
-Katalis yang digunakan dalam pembuatan roti adalah enzim zimase yang merupakan bio katalis.
-Penambahan zimase dilakukan pada proses peragian pengembangan roti.
-Ragi di tambahkan ke dalam adonan sehingga glukosa dalam adonanterurai menjadi etil alkohol dan karbon dioksida.
-Penguraian berlangsung dengan bantuan enzim zimase yang dihasilkan ragi.
-Pada proses ini, CO berfungsi mengembangkan adonan roti.
-Banyaknya rongga kecil pada roti membuktikan terjadinya gelembung CO saat peragian.

MATERI LAJU REAKSI







Salam jumpa.....

Anak-anak…..sekarang kita akan belajar tentang laju reaksi kimia…….
meskipun ibu tak bersama kalian, namun melalui blog Pembelajaran ini, kalian dapat belajar mandiri….



Siswa-siswi sekalian, kompetensi dasar yang harus kamu kuasai adalah menjelaskan pengertian laju reaksi kimia dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.


Untuk mengetahui apakah kamu telah mengerti tentang materi laju reaksi, ada indikator-indikator yang harus dapat kamu jelaskan, yaitu:
1. pengertian Laju reaksi.
2. faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.

Nah....kalian ibu beri pertanyaan: bila ada 2 buah gelas berisi air panas dan air dingin, lalu kita masukkan ke dalam masing-masing gelas tersebut sesendok gula pasir……nah, dalam gelas mana gula pasir lebih cepat larut???

Cepat atau lambatnya gula melarut (bereaksi) di dalam air adalah salah satu contoh aplikasi konsep laju reaksi dalam kehidupan sehari-hari……dan ledakan bom atom pada gambar di atas juga termasuk satu contoh reaksi kimia yang terjadi dengan kelajuan yang sangat cepat.....

Oke…..sekarang kita akan mempelajari tentang konsep laju reaksi……

KONSEP LAJU REAKSI

Bila ada suatu reaksi antara zat A dan zat B yang menghasilkan zat C seperti reaksi sbb:
aA + bB ---> cC
Maka laju reaksi dapat dinyatakan sbb:

= - 1/a delta [A] / delta t
= - 1/b delta [B] / delta t
= + 1/c delta [C] / delta t

Konsentrasi pereaksi tiap satuan waktu akan berkurang , sedangkan konsentrasi produk semakin bertambah. contoh dalam kehidupan sehari-hari: perkaratan besi, reaksi pembuatan sabun, reaksi pembuatan parfum, reaksi pada ledakan bom atom, dan lain-lain.

Contoh soal:
1. Bila diketahui suatu reaksi sbb :
A2 + B5 ---> C3
Bagaimana cara menyatakan laju reaksinya ?
Jawab :
V = - delta [A2]/ delta t
= - delta [B5]/ delta t
= + delta [C3]/ delta t

2. Bila diketahui suatu reaksi sbb :
2 NO (g) + F2 (g) ---> 2 NO2F (g)
Bagaimana cara menyatakan laju reaksinya ?
Jawab :
V = - ½ delta [NO]/ delta t
= - delta [F2]/ delta t
= + ½ delta [NO2F]/ delta t

Jadi, apa pengertian laju reaksi menurutmu...??? yaaaa....laju reaksi adalah perubahan konsentrasi reaktan (pereaksi) atau produk tiap satuan waktu.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI

1. KONSENTRASI, pada konsentrasi tinggi, suatu zat akan lebih cepat bereaksi dibanding pada konsentrasi rendah, contohnya....seseorang yang makan buah durian matang (konsentrasi alkohol tinggi) akan lebih cepat terasa panas badannya dibanding dengan orang yang makan buah durian agak mengkal (konsentrasi alkohol rendah).

2. SUHU, pada suhu tinggi reaksi akan lebih cepat dibanding pada suhu rendah, contohnya sesendok gula pasir akan cepat larut di dalam segelas air panas dibanding dalam air dingin.

3. LUAS PERMUKAAN (LUAS BIDANG SENTUH), bila ukuran suatu zat padat semakin kecil maka luas permukaannya untuk bisa bersentuhan dengan zat lain akan lebih luas sehingga reaksi terjadi lebih cepat, contoh gula halus berbentuk tepung akan lebih cepat larut dalam air dingin di banding dengan kristal gula pasir.

4. KATALIS, penggunaan katalis pada reaksi kimia ibarat orang mengendarai mobil di jalan tol, sedangkan reaksi kimia tanpa katalis ibarat orang mengendarai mobil di jalan yang berkelok-kelok dan mendaki bukit....jadi, dengan adanya katalis reaksi kimia akan lebih cepat. Contoh katalis dalam hidup kita sehari-hari adalah enzim yang ada dalam tubuh kita seperti enzim amilase , enzim protease dan lain-lain yang membantu reaksi kimia dalam tubuh kita khususnya dalam proses pencernaan.

Nah....jelas kan apa saja yang mempengaruhi laju reaksi kimia..???

Sekarang tugasmu adalah mengerjakan soal-soal latihan pilihan ganda pada buku kimia karangan Michael Purba no. 1 s.d 10. Oke...selamat dan sukses buat kalian semua....!!

LAJU REAKSI

Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kita temukan reaksi kimia yang laju reaksinya dapat diperkecil atau diperbesar. 
:)  Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi
Apa yang kalian ketahui tentang pemakaian kaporit (CaOCl2) untuk membersihkan kolam renang? Kaporit digunakan untuk membersihkan kuman-kuman yang ada dalam kolam renang. Konsentrasi larutan kaporit yang digunakan sangat menentukan kebersihan kolam renang tersebut. Apabila konsentrasinya terlalu rendah maka larutan kaporit tersebut tidak cukup kuat untuk eatikan kuman-kuman dalam kolam renang tersebut.
:)  Pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi
Pernahkah kalian memakan sate? Perhatikan potongan sate tersebut sate dipotong-potong kecil dan tipis. Mengapa demikian? Sate dipotong tipis untuk mendapatkan luas permukaan yang lebih luas dibanding sate yang yang yang potongannya besar, supaya sate tersebut lebih cepat matangnya. Dengan kata lain reaksi pematangan pada sate cepat terjadi.
:)  Pengaruh temperatur pada kesetimbangan
Pernahkah kalian pergi ke pasar ikan atau melihat ikan segar yang di jual di supermarket? Ikan-ikan yang dijual selalu diletakkan dalam wadah yang diberi  es supaya tahan lama den tidak cepat busuk. Temperatur yang sangat rendah akan memperlambat proses pembusukan ikan atau memperlambat reaksi pembusukan yang disebabkan oleh bakteri-bakteri tertentu.
:)  Pengaruh katalis dalam industri
Katalis pada mesin kendaraan bermotor dikenal dengan konverter katalistik. Katalis ini menyaring udara kotor sisa pembakaran bahan bakar yang berupa udara kotor, seperti  hidrokarbon, karbon monoksida, dan nitrogen oksida. Di dalam konverter akan terjadi reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, yang menghasilkan udara bersih seperti uap air, karbon dioksida, dan nitrogen.


Sumber: Kimia SMA/MA kelas XI  terbitan Bailmu 

Poskan judulPenerapan Laju Reaksi dalam Kehidupan Sehari-Hari


Laju reaksi itu sangat berkaitan erat dengan luas bidang permukaan, ini contoh penerapannya:
  • Ibu di rumah atau pedagang bubur kacang mengiris terlebih dahulu gula merah yang akan di masukan ke dalam bubur kacang.
  • Penduduk pedesaan membelah kayu gelondongan menjadi beberapa bagian sebelum dimasukkan ke dalam tungku perapian.
  • Penjual gado-gado, lontong, dan pecel terlebih dulu menggerus kacang goreng sebelum dicampurkan dengan bahan lain.
  • Dalam pembuatan kertas, bahan baku pembuat kertas digerus terlebih dahulu untuk membuat bubur kertas. Agar memperluas pemukaan bidang sentuh sehingga campuran menjadi homogen danreaksi berlangsung sempurna.
  • Bahan baku yang sering di tambang, tersedia dalam bentuk butir-butiran kasar. Untuk mempercepat pengolahan selanjutnya, butiran-butiran tersebut dihancurkan sampai halus.